Puasa Ramadhan

Hal-hal yang berkaitan dengan Bulan Puasa (Ramadhan)

Syarat-Syarat Sah Puasa

  • Islam

  • Tamyiz

  • Suci dari haid dan Nifas

  • Niat

  • Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa

  • Masuk waktu

Yang Membatalkan Puasa

  • Masuknya sesuatu benda kedalam rongga terbuka

  • Muntah dengan sengaja

  • Jima dengan sengaja

  • Sengaja mengeluarkan mani dengan jalan istimna

  • Gila

  • Ayan satu hari penuh

  • Berbuka sebelum yakin masuk waktu

  • Murtad

  • Datang haid dan nifas

  • Wiladah Continue reading

Syekh Nawawi Al-Bantani Al-Jawi

syeh nawawi banten

Syekh Nawawi, Ulama Indonesia Bertaraf Internasional

Syekh Muhammad bin Umar Nawawi Al-Bantani Al-Jawi, adalah salah satu ulama Indonesia yang terkenal di dunia, lahir di Kampung Pesisir, Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Serang, Banten, 1815. Sejak umur 15 tahun pergi ke Makkah dan tinggal di sana tepatnya daerah Syi’ab Ali, hingga wafatnya 1897, dan dimakamkan di Ma’la. Ketenaran beliau di Makkah membuatnya di juluki Sayyidul Ulama Hijaz (Pemimpin Ulama Hijaz). Tanah Hijaz adalah nama daerah yang sejak 1925 diubah namanya menjadi Saudi Arabia (setelah Keluarga Saud mengkudeta Khalifah Syarif Husein).

Diantara ulama Indonesia yang sempat belajar ke Beliau adalah Syaikhona Khalil Bangkalan dan Hadratusy Syekh KH Hasyim Asy’ari. Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali diterbitkan di Mesir. Seringkali beliau dengan ikhlasnya hanya mengirimkan manuscript naskahnya dan setelah itu tidak mempedulikan lagi bagaimana penerbit menyebarluaskan hasil karyanya, termasuk hak cipta dan royaltinya. Continue reading

Habib Salim bin Jindan

imagesalim

Habib Salim bin Jindan (Manakib)

Ulama dan Pejuang Kemerdekaan Ulama Jakarta ini menguasai beberapa ilmu agama. Banyak ulama dan habaib bergurukepadanya.      Koleksi kitabnya berjumlah ratusan. Ia juga pejuang kemerdekaan.

Pada periode 1940-1960, di Jakarta ada tiga habaib yang seiring sejalan dalam berdakwah. Mereka itu: Habib Ali bin Abdurahman Alhabsyi (Kwitang), Ali bin Husein Alatas (Bungur) dan Habib Salim bin Jindan (Otista). Hampir semua habaib dan ulama di Jakarta berguru kepada mereka, terutama kepada Habib Salim bin Jindan – yang memiliki koleksi sekitar 15.000 kitab, termasuk kitab yang langka. Sementara Habib Salim sendiri menulis sekitar 100 kitab, antara lain tentang hadits dan tarikh, termasuk yang belum dicetak. Continue reading

Puasa Ramadhan

  • Puasa dalam anggapan syara “Menahan diri atas segala yang membatalkan atas jalan yang ditentukan”

    Dalil Firman Allah Swt : Surah Albaqoroh ayat 183

١٨٣. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
  • Permulaan puasa ramadhan : Difardukan puasa ramadhan pada bulan Sya’ban tahun kedua Hijriah

  • Wajib atas umum manusia berpuasa ramadhan dengan salah satu dari dua perkara:

    1. Sempurna bulan sya’ban 30 hari

      Sabda Nabi SAW : “Puasalah kamu sesudah melihat bulan dan bukalah puasamu sesudah melihat bulan, maka jika bulan itu di tutupi awan atas kamu, maka sempurnakanlah bilangan bulan sya’ban 30 hari” Continue reading

Shalat Tarawih dan Jumlah Rakaatnya

Shalat Tarawih hukumnya sangat disunnahkan (sunnah muakkadah), lebih utama berjama’ah. Demikian pendapat masyhur yang disampaikan oleh para sahabat dan ulama.

Ada beberapa pendapat tentang raka’at shalat Tarawih; ada pendapat yang mengatakan bahwa shalat tarawih ini tidak ada batasan bilangannya, yaitu boleh dikerjakan dengan 20 (dua puluh) raka’at, 8 (delapan), atau 36 (tiga puluh enam) raka’at; ada pula yang mengatakan 8 raka’at; 20 raka’at; dan ada pula yang mengatakan 36 raka’at.

Pangkal perbedaan awal dalam masalah jumlah raka’at shalat Tarawih adalah pada sebuah pertanyaan mendasar. Yaitu apakah shalat Tarawih itu sama dengan shalat malam atau keduanya adalah jenis shalat sendiri-sendiri? Mereka yang menganggap keduanya adalah sama, biasanya akan mengatakan bahwa jumlah bilangan shalat Tawarih dan Witir itu 11 raka’at.

Dalam wacana mereka, di malam-malam Ramadhan, namanya menjadi Tarawih dan di luar malam-malam Ramadhan namanya menjadi shalat malam / qiyamullail. Dasar mereka adalah hadits Nabi SAW:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا مَا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيْدُ فِيْ رَمَضَانَ وَلاَغَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً. رواه النسائي

Dari Aisyah RA bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menambah di dalam ramadhan dan di luar Ramadhan dari 11 rakaat”. (HR. Al-Bukhari) Continue reading

Ziarah Kubur

Apakah orang-orang yang di alam kubur mampu mendengar ucapan salam orang yang berziarah kepada mereka padahal dalam al Quran (Ar Rum: 52) “Maka sesungguhnya kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar….”

2. Lalu kenapa di makbaroh Gajah Ngambung banyak orang berziarah pada sore hari Jum’at adakah dasar hukumnya ?

Dari Siti Zubaidah, Jakarta.

Jawab:

Dari penjelasan di dalam kitab Tafsir Ahkam, Imam Al Qurtubi menguraikan bahwa ayat “Fainnaka laa tusmi’ul mautaa…” (maka sesungguhnya kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar….” adalah berkaitan dengan peristiwa pertanyaan sahabat Umar bin Khattab saat Rasulullah saw memanggil tiga orang pemimpin kafir Qurays dalam perang Badar yang telah meninggal bebarapa hari. Continue reading

Rahasia Nisfu Sya’ban & Umur Manusia

bismillahirrahmannirrahim Tak terasa sudah hampir dipertengahan bulan syaban kita lalui.seperti yang kita ketahui bulan syaban adlah penetapan tahunan ajal manusia.ada beberapa hadis Rasulullah Saw yang menyatakan setiap bulan syaban.Allah Swt memutuskan ajal tahunan bagi manusia yang akan dimatikan pada tahun itu.Nama-nama orang orang yang akan dimatikan itu ditulis dalam sebuah buku besar stambuk kematian,Buku itu kemudian akan diserahkan kepada malaikat Izrail sebagai malaikat juru pati.untuk melaksanakan kerja pada tahun berjalan nisfu syaban saat diterimanya buku itu. Continue reading

Manfaat Lebah

Lebah dan Khasiatnya sebagai Obat

lebah-sebagai-obat1

Informasi manfaat lebah untuk kesehatan manusia adalah firman Allah dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 69 yang artinya :

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang Telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” Continue reading

Manfaat Air Putih

Sabda Nabi SAW : “Tempat paling jelek yang diisi oleh manusia adalah perutnya, cukup baginya makan beberapa suapan untuk menegakkan tulang punggung, jika tidak dapat, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minumnya dan sepertiga untuk nafasnya” (HR. Tirmidzi)

“Jangan minum dengan sekali nafas seperti minumnya unta, tetapi minumlah dua atau tiga kali. Ucapkan Basmallah jika kalian minum dan baca Hamdalah jika kalian selesai minum.” (HR. Ahmad dan Muslim)

Dalam hadits ini memberi pengertian bahwa air adalah sangat diperlukan oleh tubuh dan menunjukkan bahwa air mempunyai peranan penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, karena itu dalam hadits tersebut Nabi Muhammad SAW bersabda yaitu harus ada keseimbangan antara makan, minum dan udara. Continue reading

Dosa Terbesar Antara Muslim da Muslim lainnya

Dosa Terbesar diantara Muslim pada Muslim lainnya

22 Juni 2009

قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ أَعْظَمَ الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرَّمْ فَحُرِّمَ مِنْ أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ

(صحيح البخاري)

Sabda Rasulullah SAW :
“Sungguh sebesar-besar kejahatan muslimin adalah yang bertanya tentang sesuatu yang tidak diharamkan, menjadi diharamkannya hal itu sebab pertanyaannya”

(Shahih Bukhari)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

ImageLimpahan Puji Kehadirat Allah. Matahari kebahagiaan yang selalu menumpahkan kebahagiaan bagi hamba – hambaNya di dunia dan di akhirat dan menyisakan sebagian dari kesulitan terjadi kepada hamba-Nya di dunia agar mereka meminta kebahagiaan kepada Allah. Sang pemilik kebahagiaan dunia dan akhirat, Maha Melimpahkan kepada hamba – hambaNya kebahagiaan sebelum mereka meminta dan menjadikan sebagian kesulitan muncul dalam kehidupan agar mereka mau meminta. Maha Suci Allah yang menyenangi doa dan munajat kepada hamba –hambaNya, Dialah (Allah) Maha Sempurna dan Maha Melihat dan Maha Melimpahkan Kasih Sayang-Nya sehingga satu – satunya Dzat yang berbeda dengan segenap makhluk yang selalu semakin gembira dengan banyaknya permohonan, Dialah (Allah).

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah, Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.